Belajar SAP

September 12, 2009

Posting Period

Filed under: FI I Part 1 — coretaja @ 10:14 pm

Contoh Kasus adalah sebagai berikut :

Departemen accounting memutuskan bahwa pada setiap akhir posting period, subledger akan dilakukan closing, namun G/L account akan tetap di-open sampai dengan proses rekonsiliasi antara financial accounting dan controlling ledger untuk akhir period.

Posting period didefinisikan pada client level. Untuk mencegah terjadinya dokumen ter-posting pada posting period yang salah, maka kita dapat menutup posting periode tertentu. Biasanya, posting period yang sedang berjalan kondisinya Open, sedangkan posting period yang lainnya close. Pada akhir period, posting period, posting period berjalan akan close dan posting period selanjutnya (yang akan berjalan) Open.

Kita dapat membuka (open) suatu posting period dengan memasukkan rentang period pada posting period variant yang melikupi periode ini. kita dapat mengeset sebanyak mungkin posting period dalam kondisi open.

Special period digunaan untuk melakukan closing posting. special period di-open pada saat closing period. pada saat closing period, kita akan membukan dua interval period pada saat yang sama, oleh karena itu, dua interval period dapat di entrykan pada table posting period.

Beberapa company code dapat menggunakan variant posting period yang sama. untuk company code yang sama, suatu posting period di-open dan di close secara bersamaan. Untuk account type yang berbeda, perlakuan posting period dapat berbeda. itulah mengapa, untuk posting period tertentu, posting ke customer account mungkin dapat diperbolehkan sementara di sisi lain posting ke vendor account tidak diperbolehkan.

Pada level line item, sistem akan memeriksa account type dari posting key untuk memastikan periode tersebut open untuk account type tersebut. Selama proses closing, dua interval periode di-Open secara Bersamaan. Oleh karena itu dua interval period dapat dientrykan pada table posting period. Dua interval period ini adalah regular posting period dan special period.

Yang dapat melakukan posting pada interval pertama, hanya group yang telah diberikan otorisasi sebelumnya. begitu juga dengan interval kedua, hanya accountant tertentu yang telah diberi otorisasi saja yang dapat melakukan closing pada special period.

Pada saat kita menginputkan suatu dokumen, saat kita mengentry tanggal posting, system akan otomatis menentukan posting period dan fiscal year berdasarkan tanggal posting tadi. pada Dokumen Overview yang baru saja di input, akan tampak posting date, posting period serta fiscal year. begitu posting period masuk ke dokumen, maka angka transaksi untuk posting akan terupdate, dan jika kita menampilkan balance of account, maka angka-angka transaksi tersebut akan ditampilkan.

* Beberapa Catatan Mengenai Posting Period :

  • Posting period variant that contains open periods has to be maintained manually
  • As many periods required can be open simultaneously. however, ony two period interval can be open at the same time.

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: